Hukrim

FPI Pekabaru Lakukan Sweeping di Pujasera, Temukan Ratusan Botol Miras

Riaupedia.com - Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru melakukan sweeping dan monitoring tempat hiburan malam dan warung remang-remang yang menyalahi aturan dan masih buka selama ramadan.

Dikomandoi ketua FPI Kota Pekanbaru  Muhammad Al Husnie Thamrin, beserta beberapa elemen masyarakat, menemukan beberapa tempat hiburan malam dan pusat kuliner yang menjual minuman keras (Miras).

Dari hasil monitoring FPI, masih ada beberapa tempat hiburan dan makan di Pekanbaru atau yang dikenal dengan Pujasera masih kedapatan menjual minuman berakohol. Seperti di Pujasera Siang Malam, Pujasera Sun City, Riau Foodcourt dan Pujasera 88.

Loading...

Tak hanya pusat kuliner menjual miras,  FPI juga menemukan beberapa warung internet (warnet) yang buka melebihi jam operasional, diskotik dan pub serta warung remang-remang. 

"Pujasera kedapatan masih menjual minuman keras, sebelumnya pengelola sudah pernah diperingatkan oleh tim dari FPI. Namun saat kita turun malam kemarin mereka masih menjual minuman berakohol," tegas Husnie,  Selasa (14/5/2019).

Dari tinjauan yang dilakukan pihaknya, Husni menyebut di Jalan SM Amin, FPI banyak ditemui warung remang-remang yang buka dan menjajakan minum keras.

"Kita meminta mereka tutup selama Ramadan. Kita minta mereka tidak menjual minuman keras lagi. Kita minta mereka menghargai umat muslim yang sedang berpuasa dan menghormati instruksi dari walikota,” tegas Husnie.

Untuk itu, terkait masih banyaknya tempat-tempat yang masih menjajakan minuman berakohol, FPI menantang Pemko Pekanbaru untuk mencabut izin dari tempat usaha tersebut.

"Kalau Walikota masih peduli, kita tunggu pencabutan izinnya seperti yang ada di dalam intsruksi," cakapnya lagi.

Lebih jauh Husnie mengatakan, dari hasil monitoring tersebut, seluruh pemilik tempat usaha hiburan malam tersebut, berjanji untuk mengikuti instruksi walikota dan tidak akan menjual minuman keras serta tidak buka selama Ramadan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan, kalau memang cinta dengan Pekanbaru mari sama-sama kita bergandengan tangan. Kalau kita cinta dengan bulan ramadan hal seperti ini jangan terulang lagi, karena setiap tahun tempat-tempat ini selalu buka dan berjualan minuman berakohol. Mau sampai kapan seperti ini terus," kata Husnie Tamrin.

 

 

Sumber : idnjurnal.com


Loading...