Waspada Teror Harimau! Sekolah di Desa Sungai Danai Inhil Resmi Diliburkan

Ahad, 26 Juli 2026 - 23:17:38 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil Abdul Rasyid, SE, M.Ak.

INDRAGIRI HILIR - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pendidikan mengambil langkah cepat demi keselamatan warganya. Menyusul laporan meningkatnya aktivitas harimau Sumatra di pemukiman, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, resmi ditiadakan untuk sementara waktu.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir Nomor: 500.10.9.7/DISDIK/1205 tertanggal 26 Juli 2026. Langkah tegas ini diambil sebagai respon atas usulan resmi Pemerintah Desa Sungai Danai melalui Surat Kepala Desa Nomor: 46/PEM-SD/VII/2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, Abdul Rasyid, SE, M.Ak, menegaskan bahwa keselamatan peserta didik dan tenaga pengajar adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar.

"Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas utama kami sampai otoritas terkait memutus atau memastikan kawasan perkebunan dan permukiman Desa Sungai Danai benar-benar aman dari ancaman satwa liar," ujar Abdul Rasyid.

Untuk meminimalisir risiko interaksi negatif dengan satwa dilindungi tersebut, berikut beberapa penyesuaian yang diberlakukan:

  1. Mulai Berlaku: Penghentian tatap muka berlaku efektif mulai Senin, 27 Juli 2026, hingga batas waktu yang belum ditentukan (menunggu situasi dinyatakan kondusif oleh pihak berwenang)
  2. Skema Belajar Siswa (Learning from Home): Seluruh murid di wilayah terdampak mendapatkan dispensasi kehadiran fisik dan mengalihkan proses belajar secara mandiri dari rumah melalui skema penugasan.
  3. Skema Kerja Guru (Work from Home): Para guru dan tenaga kependidikan menjalankan tugas administratif serta koordinasi pembelajaran secara daring dari rumah masing-masing.

Pemerintah setempat mengimbau seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk tetap tenang namun ekstra waspada. Warga diminta membatasi aktivitas di luar rumah, terutama mengosongkan area perkebunan dan lokasi rawan jelang sore hingga malam hari, serta terus memantau informasi resmi dari Pemdes dan dinas terkait.